Breaking News
Loading...
Loading...
Aug 25, 2017

Korut:Korea Utara Rilis Video Propaganda Serangan Nuklir ke Guam

Korea Utara Rilis Video Propaganda Serangan Nuklir ke Guam
Korea Utara, secara retorik, kembali menabuh genderang perang dengan Amerika Serikat. Kali ini, cara yang dilakukan oleh Pyongyang adalah dengan merilis video propaganda baru terkait rencananya menyerang teritorial AS di Guam sebagai target uji coba rudal.

Video itu dipublikasikan oleh Uriminzokkiri, laman elektronik milik Korea Central News Agency (KCNA) --media corong pemerintah Korut-- yang khusus merilis konten video. Demikian seperti dilansir media Australia News.com.au, Selasa (22/8/2017).
Dalam video itu, Korea Utara mengimbau pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk "membuka mata dan telinga mulai kini hingga nanti".

Pada sebuah montase, video itu menunjukkan Presiden Trump yang berdiri di atas sebuah kuburan, nisan bertanda salib, dan sejumlah politisi penting Washington, DC yang terbakar, seperti Wapres Mike Pence, Menteri Pertahanan James Mattis, dan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson. Kemudian, muncul keterangan dalam huruf Korea yang jika diterjemahkan berarti;

"Nasib Amerika Serikat dan berbagai kejahatan yang mereka perbuat, akan berakhir di sini."

Cuplikan selanjutnya juga menunjukkan kejemawaan Korea Utara yang mengklaim bahwa negara mereka tak pernah takluk pada invasi negara asing selama 150 tahun terakhir. Video itu justru menilai, semestinya AS patut khawatir bahwa pemimpin tertinggi Negeri di Utara Semenanjung itu sewaktu-waktu dapat memerintahkan untuk menyerang Negeri Paman Sam.

Hanya butuh satu perintah dari komandan tertinggi Negeri di Utara," ujar sebuah tulisan keterangan dalam video tersebut.
Video itu juga menyebut bahwa serangan yang datang dari Korut ke teritorial AS --termasuk Guam-- akan terjadi secara "senyap dan tersembunyi". Bahkan, Negeri Paman Sam akan tak menyadari untuk beberapa waktu bahwa wilayah mereka telah diserang.
Dan serangan dari Utara akan membuat malu Negeri Paman Sam di mata dunia, klaim video itu.
"Jika sebutir proyektil mendarat di Guam, segala gertakan Amerika Serikat akan terungkap sebagai hal yang palsu di mata dunia."
"Apa yang Korea Utara tinggal lakukan adalah menempatkan jari ke tombol peluncur nuklir dan menekannya jika saatnya telah tiba," tambah video itu.

Amerika Serikat akan hidup dalam ketakutan dan kecemasan sepanjang waktu. Mereka akan sangat berkeringat pada musim panas ini." ( sumber )

0 Leave Your Comment :

Post a Comment

Thanks you for your visit please leave your Comment

Back To Top